قَالَ رَسُوْلُ اللّهِ صلّى اللّه عليه وسلّم اُنْظُرُوْا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوْا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ
Dari Abū Hurairah ia berkata, Rasūlullāh bersabda, “Lihatlah kepada yang di bawah kalian dan janganlah kalian melihat yang di atas kalian, sesungguhnya hal ini akan menjadikan kalian tidak merendahkan nikmat Allāh yang Allāh berikan kepada kalian.”
Dalam hadis diatas mengandung beberapa makna:
1). Dalam urusan dunia, kita dianjurkan oleh Rosulullah melihat orang yang dibawah kita.
Hal ini memiliki tujuan diantaranya:
a. Agar kita lebih dapat banyak bersyukur akan nikmat yang telah Allah berikan.
b. Agar hati kita senantiasa merasa cukup dengan apa yang kita punya.
c. Agar hati kita tenang dan tentram.
d. Agar hati kita tidak rakus terhadap dunia, lebih-lebih milik orang lain.
2). Dalam urusan ilmu, melihat orang diatas kita yang jauh lebih alim.
Hal ini pula memiliki makna dan tujuan, diantaranya:
a. Agar supaya kita dapat terpacu semngatnya dalam mencari ilmu.
b. Agar kita dapat menanamkan rasa cinta kepada ulama.
Sebaliknya, jika kita melihat dunia dengan kacamata orang yang jauh diatas kita. Dapat menyebabkan hati kita rakus kepada dunia dan menimbulkan sifat susah dan iri.
Terlepas dari penjelasan diatas, Kyai Muchlas menambahkan keistimewaan melakukan sesuatu dengan diawali membaca Basmalah. Beliau menceritakan sebuah kisah. Bahwa ada seorang santri yang diberi amalan oleh sang guru, amalan tersebut berupa membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak-banyaknya dalam waktu tertentu. Karena perintah guru tersebut yang dianggap terlalu banyak dan melebihi batas orang umum. Si murid mengerjakan amalan tersebut sebanyak mungkin, akan tetapi tidak diawali dengan Basmalah. Dengan tujuan segera menyelesaikan amalan tersebut. Namun saat dimalam hari ketika si murid tersebut tidur, ia bermimpi dan mendengar sebuah hatif (suara tanpa rupa). Hatif tersebut menegur si murid karena melakukan amalan tanpa mendahulukan dengan membaca Basmalah. Sehingga si murid tersentak bangun dan mengulangi amalan tersebut. kali ini si murid membaca Basmalah di setiap akan memulai membaca Surat Al-Ikhlas perintah gurunya tersebut.
Lebih lanjut Kyai Muchlas Memberikan keterangan, bahwa dengan mebaca Basmalah setiap melakukan apapun dapat memberi 2 poin, yaitu:
- Menambah porsi pahala atas amal yang dijalankan.
- Membantu meringankan sesorang dalam melakukan hal tersebut (perbuatan yang dilakukan).
Kontributor : Tim Elhida Press
Penulis : Yazid Bustomi
Di Intisarikan pada pengajian KH. Muchlas Ismail
Hari Selasa Tanggal 19 November 2019
Mantap gus
BalasHapus